Kali ini infoku akan membahas tentang pesawat TNI AU yang dibeli dari korea selatan, oke langsung saja ke topik
T-50 Golden Eagle adalah pesawat latih (trainer) supersonik
buatan Amerika-Korea. Dikembangkan oleh Korean Aerospace
Industries dengan bantuan Lockheed Martin . Program ini
juga melahirkan A-50, atau T-50 LIFT , sebagai varian serang
ringan.
Walaupun militer Amerika Serikat tidak ada rencana untuk
membeli pesawat ini , tapi penamaan militer amerika secara
resmi diminta untuk pesawat ini guna menghindari konflik
penamaan dikemudian hari.
buatan Amerika-Korea. Dikembangkan oleh Korean Aerospace
Industries dengan bantuan Lockheed Martin . Program ini
juga melahirkan A-50, atau T-50 LIFT , sebagai varian serang
ringan.
Walaupun militer Amerika Serikat tidak ada rencana untuk
membeli pesawat ini , tapi penamaan militer amerika secara
resmi diminta untuk pesawat ini guna menghindari konflik
penamaan dikemudian hari.
Berikut adalah persenjataan dari pada T-50 Golden Eagle
Kanon 20 mm General Electric M61 Vulcan dengan 205 peluru
diumpankan linear tanpa sambungan (linkless linear feed) yang
bisa dipasang internal tepat di belakang kokpit. Sebuah rudal
udara ke udara pencari panas AIM-9 Sidewinder bisa
dipasangkan pada setiap rel di ujung sayap, dan rudal-rudal
yang lain bisa dipasang di cantelan bawah sayap. Senjata
udara ke darat yang kompatibel diantaranya adalah rudal
AGM-65 Maverick , peluncur l LAU-3 dan LAU-68 , bom
kluster CBU-58 and Mk-20, dan bom multiguna Mk-82, Mk-83,
dan Mk-84 . Tiga tangki bahan bakar minyak eksternal bisa
juga dipasang dipesawat ini.
diumpankan linear tanpa sambungan (linkless linear feed) yang
bisa dipasang internal tepat di belakang kokpit. Sebuah rudal
udara ke udara pencari panas AIM-9 Sidewinder bisa
dipasangkan pada setiap rel di ujung sayap, dan rudal-rudal
yang lain bisa dipasang di cantelan bawah sayap. Senjata
udara ke darat yang kompatibel diantaranya adalah rudal
AGM-65 Maverick , peluncur l LAU-3 dan LAU-68 , bom
kluster CBU-58 and Mk-20, dan bom multiguna Mk-82, Mk-83,
dan Mk-84 . Tiga tangki bahan bakar minyak eksternal bisa
juga dipasang dipesawat ini.
![]() |
| T-50 Golden Eagle TNI AU |
Program T/A-50 dimaksudkan sebagai pengganti dari berbagai
pesawat latih (trainer) dan serang ringan. Ini termasuk T-38
dan F-5B untuk pelatihan dan Cessna A-37B Close Air Support;
yang dioperasikan AU Republik Korea . Program
ini pada awalnya dimaksudkan untuk mengembangkan pesawat
latih (trainer) secara mandiri yang mampu mencapai kecepatan
supersonik untuk melatih dan mempersiapkan pilot bagi
pesawat KF-16 (F-16 versi Korea). T-50 mmembuat Korea
Selatan menjadi negara ke-12 yang mampu memproduksi
sebuah pesawat tempur jet yang utuh. Beberapa produk
korea lainnya adalah KT-1 produk Samsung Aerospace
(sekarang bagian dari KAI ), dan produk lisensi KF-16 . Sebagian
besar sistem utama dan teknologinya disediakan oleh Lockheed
Martin, secara umum bisa disebut T/A-50 mempunyai
konfigurasi yang mirip dengan KF-16.
Pengembangan pasawat ini 13% dibiayai oleh Lockheed Martin,
17% oleh Korea Aerospace Industries, dan 70% oleh pemerintah
Korea Selatan. KAI dan Lockheed Martin saat ini melakukan
program kerjasama untuk memasarkan T-50 untuk pasar Internasional
SPESIFIKASI
Ciri-ciri umum
Kru: 2
Panjang: 42 ft 7 in (12.98 m)
Rentang sayap : 30 ft 1 in (9.17 m)
Tinggi: 15 ft 8.25 in (4.78 m)
Berat kosong: 14,200 lb (6,441 kg)
Berat maksimum saat lepas landas: 26,400 lb (11,985 kg)
Mesin: 1 × General Electric F404 afterburning turbofan
Dorongan kering: 11,925 lbf (53.07 kN)
Dorongan dengan pembakar lanjut : 17,775 lbf (79.1 kN)
Kinerja
Laju maksimum : Mach 1.4
Jangkauan : 1,150 mi ()
Langit-langit batas : 48,000 ft (14,630 m)
Persenjataan
Guns: 1× M61A1 Vulcan 20 mm Gatling gun
Rockets: LAU-3/68
Missiles:
Air-to-air: 2× AIM-9 Sidewinder
Air-to-ground: 6× AGM-65 Maverick
Bombs: 5× CBU-58 cluster, 9× Mk 82 , 3× Mk 83/MK 84 , and
9× Mk 20 .
pesawat latih (trainer) dan serang ringan. Ini termasuk T-38
dan F-5B untuk pelatihan dan Cessna A-37B Close Air Support;
yang dioperasikan AU Republik Korea . Program
ini pada awalnya dimaksudkan untuk mengembangkan pesawat
latih (trainer) secara mandiri yang mampu mencapai kecepatan
supersonik untuk melatih dan mempersiapkan pilot bagi
pesawat KF-16 (F-16 versi Korea). T-50 mmembuat Korea
Selatan menjadi negara ke-12 yang mampu memproduksi
sebuah pesawat tempur jet yang utuh. Beberapa produk
korea lainnya adalah KT-1 produk Samsung Aerospace
(sekarang bagian dari KAI ), dan produk lisensi KF-16 . Sebagian
besar sistem utama dan teknologinya disediakan oleh Lockheed
Martin, secara umum bisa disebut T/A-50 mempunyai
konfigurasi yang mirip dengan KF-16.
Pengembangan pasawat ini 13% dibiayai oleh Lockheed Martin,
17% oleh Korea Aerospace Industries, dan 70% oleh pemerintah
Korea Selatan. KAI dan Lockheed Martin saat ini melakukan
program kerjasama untuk memasarkan T-50 untuk pasar Internasional
SPESIFIKASI
Ciri-ciri umum
Kru: 2
Panjang: 42 ft 7 in (12.98 m)
Rentang sayap : 30 ft 1 in (9.17 m)
Tinggi: 15 ft 8.25 in (4.78 m)
Berat kosong: 14,200 lb (6,441 kg)
Berat maksimum saat lepas landas: 26,400 lb (11,985 kg)
Mesin: 1 × General Electric F404 afterburning turbofan
Dorongan kering: 11,925 lbf (53.07 kN)
Dorongan dengan pembakar lanjut : 17,775 lbf (79.1 kN)
Kinerja
Laju maksimum : Mach 1.4
Jangkauan : 1,150 mi ()
Langit-langit batas : 48,000 ft (14,630 m)
Persenjataan
Guns: 1× M61A1 Vulcan 20 mm Gatling gun
Rockets: LAU-3/68
Missiles:
Air-to-air: 2× AIM-9 Sidewinder
Air-to-ground: 6× AGM-65 Maverick
Bombs: 5× CBU-58 cluster, 9× Mk 82 , 3× Mk 83/MK 84 , and
9× Mk 20 .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar