Jumat, 26 Desember 2014

Berlayar Bersama KRI Todak-631


Menyandang nama “Todak” dari seekor ikan laut yang banyak
terdapat diperairan wilayah Nusantara, bersifat ganas dengan
bentuk tubuh yang sedemikian rupa sehingga dapat bergerak
cepat dan lincah dalam mencengkram mangsanya dan lihai pula
menghindari
pemangsanya, memiliki sisik licin yang dapat menambah
kerahasiaan geraknya sulit dikenali maka KRI Todak 631 memang
dirancang untuk memenuhi tantangan tertinggi akan kapal yang
dapat beroperasi dilaut territorial dan ZEEI. Difungsikan sebagai
kapak penyerang cepat serbaguna serta anti kapal permukaan
dan patrol cepat.
Kapal perang ini memiliki kecanggihan alutsista yang dapat
diandalkan antara lain Meriam 57 mm MK2 Bofor SAK 57/70 B,
Meriam 40 mm SAK 40/70A dan Meriam 20 mm MK 20 RH 202,
ditambah personil-personil pilihan membuat alat tempur dan
pertahanan ini akan menjadi “monster” di lautan.
Keangkeran penampakannya berbanding terbalik dengan situasi
dan suasana di dalam kabin-kabinnya. Suasana guyub, solid
hingga relijius bisa dirasa dan terlihat langsung dalam keseharian
para personilnya dalam melakukan tugas beroperasi mejaga
perbatasan Indonesia raya.
Prestasi terbaru yang disandang KRI Todak 631 ini antara lain
berhasil menggagalkan penyelundupan pakaian dari Malaysia
diperairan Selat Malaka medio Agustus 2014 serta menggagalkan
pembajakan Kapal Laut berbendera Panama MV New Emerald
diperairan
Selat Philips melalui operasi Cakra Arnawa dan Operasi
Pengamanan Perbatasan Indonesia- Singapura , November 2014
lalu. Sepanjang masa nya, KRI Todak 631 akan selalu mejadi
ujung tombak dalam menjaga keamanan dan kekuatan pertahanan
Republik Indonesia.

Sumber : Jurnal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar