Rabu, 18 Februari 2015

Social Bookmarking Untuk Para Bloger

Kali ini admin akan menshere beberapa sosial boorkmark.tapi sebelumnya bagi yang belum mengetahui,apa sih yang namanya sosial boorkmak?
 
Penanda sosial (Social bookmarking) adalah sebuah metode bagi pengguna internet untuk mengorganisasi, menyimpan, mengelola, dan mencari penanda sumber daya yang tersedia secara online. Berbeda dengan konsep berbagi file (file sharing), sumber daya online tersebut tidak dibagi-bagi, melainkan hanya menjadi penanda bahwa sumber daya tersebut merupakan referensi mereka.

Fungsi udari bookmarking adalah apabila ada postingan yang menarik, maka akan mudah bagi pembaca untuk membookmark postingan kita tersebut dalam social bookmarking. Sign Up ke Social Bookmarking Site dan dapatkan plugin untuk dipasang di blog anda. Jika artikel Anda disukai oleh pembaca maka mereka dapat mensubmit artikel Anda ke Social Bookmarking Site melalui plugin tersebut. Ada beberapa social bookmarking terkenal yang patut kita coba,

Langsung saja berikut adalah beberapa sosial boorkmark yang patut anda coba
http://delicious.com 
http://www.scribd.com 
http://www.stumbleupon.com 
http://www.bibsonomy.org
http://www.propeller.com
http://www.technorati.com 
http://www.mybloglog.com
http://digg.com
http://www.squidoo.com/squidoo
http://lintas.me
http://beritawan.web.id/

Senin, 16 Februari 2015

MERS


 Kali ini admin akan membahas tentang virus MERS (
Virus Corona Middle East Respiratory Syndrome ) yang pada tahun lalu menjadi bahan perbincangan di Seluruh Dunia. Oke langsung saja menuju pontnya.

          Virus Corona Middle East Respiratory Syndrome (MERS) adalah salah satu jenis virus yang menyerang organ pernafasan orang yang mengidapnya yang merupakan jenis penyakit saluran pernafasan yang bisa mengakibatkan kematian. MERS – Cov adalah merupakan singkatan dari Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus. Virus ini merupakan jenis baru dari kelompok Corona virus (Novel Corona Virus).

          Virus ini pertama kali dilaporkan pada bulan September 2012 di Arab Saudi. Virus SARS tahun 2003 juga merupakan kelompok virus Corona dan dapat menimbulkan pneumonia berat akan tetapi berbeda dari virus MERS Cov. Informasi yang diperoleh dari website Kementrian Kesehatan RI www.depkes.go.id memberitakan bahwasannya virus ini berbeda dengan coronavirus lain yang telah ditemukan sebelumnya.

          Sehingga kelompok studi corona virus dari Komite Internasional untuk Taksonomi Virus memutuskan bahwa novel corona virus tersebut dinamakan sebagai MERS-Cov. Virus ini tidak sama dengan corona virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), namun mirip dengan corona virus yang terdapat pada kelelawar.

Gejala Dan Cara Penularan MERS

          Ada beberapa hal yang bisa kita ketahui dalam rangka mengenali apa saja yang menjadi tanda-tanda orang terkena virus yang satu ini. Karena menyerang saluran pernafasan maka berikut tanda-tanda penyakit MERS antara lain adalah sebagai berikut :
·  Demam.
·  Batuk.
·  Sesak Nafas (nafas pendek).
·  Bersifat akut.
Sekitar separuh dari jumlah penderita meninggal. Sebagian dari penderita dilaporkan menderita penyakit saluran pernapasan tingkat sedang.

          Sampai saat ini, masih terus dilakukan investigasi mengenai pola penularan MERS-Cov, karena telah ditemukan adanya penularan dari manusia ke manusia yang saling kontak dekat dengan penderita. Penularan dari pasien yang terinfeksi kepada petugas kesehatan yang merawat juga diamati. Selain itu, cluster dari kasus infeksi MERS-Cov di Arab Saudi, Jordania, the United Kingdom, Prancis, Tunisia, dan Italia juga diinvestigasi.

          Virus ini dapat menular antar manusia secara terbatas, dan tidak terdapat transmisi penularan antar manusia yang berkelanjutan. Kemungkinan penularannya dapat melalui media sebagai berikut yaitu :
·  Langsung : Melalui percikan dahak (droplet) pada saat pasien batu atau bersin.
·  Tidak Langsung : Melalui kontak dengan benda yang terkontaminasi virus.
Untuk itu juga para pejabat di badan kesehatan dunia (WHO) seperti informasi yang dilansir dari www.voaindonesia.com juga menyatakan serta prihatin prihatin bahwa virus MERS mungkin akan menular ke para peziarah kaum muslimin yang diperkirakan akan mengunjungi tempat-tempat suci di Arab Saudi bulan depan dalam bulan Ramadan, atau jutaan lagi diperkirakan akan datang bulan Oktober untuk menunaikan ibadah Haji di Mekah.

          Untuk itulah para jamaah haji Indonesia serta juga para tenaga kesehatan yang ikut serta dalam TKHI dan PPIH Tahun 2014 ini untuk selalu menjaga kesehatan dan melakukan tindakan pencegahan akan penularan penyakit yang disebabkan oleh karena corona virus yang disebut Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-Cov) ini.

          Karena memang ada beberapa hal yang terkait dengan Tips Dan Cara Menjaga Kesehatan Ketika Menunaikan Berangkat Haji agar bisa menjalankan wajib dan rukun haji itu sendiri.


                               Pengobatan Dan Vaksin Mers-Cov

          Sampai dengan saat ini memang belum ada vaksin yang spesifik dapat mencegah infeksi MERS-Cov. Selain itu, belum ditemukan juga metode pengobatan yang secara spesifik dapat menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh MERS-Cov.

          Perawatan medis hanya bersifat supportive untuk meringankan gejala. Tes laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk MERS-Cov tersedia di Kementerian Kesehatan dan beberapa laboratorium internasional, namun tes tersebut bukan tes rutin.

          Belum ada vaksin yang tersedia. Pengobatan anti viral yang bersifat spesifik belum ada, dan pengobatan yang dilakukan tergantung dari kondisi pasien. Pencegahan dengan menjalankan pol hidup yang sehat dengan melakukan PHBS (pola hidup bersih dan sehat), dan juga menghindari kontak erat dengan penderita, serta menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan menerapkan etika batuk ketika sakit perlu untuk diterapkan dengan baik pula.


Semoga bermanfaat dan jangan lupa Coment & shere.

Sabtu, 14 Februari 2015

Rahasia Berjalan Di Api

 
Atraksi berjalan di atas api belakangan marak jadi sajian wisata. Yang dipertunjukkan kemampuan melangkah di atas bara yang panas, seolah-olah perlu kesaktian khusus agar tak terluka. Sebenarnya siapapun bisa meakukannya, tapi bagaimana dan apa rahasianya? Sebenarnya, atraksi tersebut tidak pernah menggunakan api yang benar-benar berkobar. Mereka menggunakan api yang berasal dari potongan kayu sehingga yang diinjak pelaku hanyalah arang yang berpijar.
 
Potongan-potongan kayu terdiri dari banyak senyawa karbon, beberapa molekul organiknya mudah menguap, termasuk menguapkan air. Ketika dipanaskan, molekul organik akan menguap karena panas yang dikeluarkan api akan menguapkan semua senyawa organik volatil (mudah menguap) dan air. Setelah terjadi pembakaran dan semua molekul organik menguap, yang didapatkan kemudian hanya senyawa karbon yang hampir murni dan karbon adalah salah satu unsur yang ringan. Struktur karbon yang ringan merupakan penghantar panas yang buruk sehingga dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk dapat memindahkan panas dari bara ke kulit seseorang. Sebagai perbandingan, logam adalah penghantar panas yang cepat. Bara yang dihasilkan dari bahan logam dapat memindahkan panas dalam waktu seketika dan orang yang terkena bisa mendapat luka bakar yang parah.
Nah, demikianlah. Pelaku atraksi tidak berjalan di atas logam yang membara, melainkan berjalan di atas arang terbakar yang tertutup abu. Abu yang dihasilkan dari proses pembakaran juga bertindak sebagai penghambat panas atau lapisan isolator sehingga perpindahan panas ke kulit seseorang menjadi lebih lambat.
 
Kenyataan itu bukan berarti tidak mungkin membakar sama sekali karena perpindahan panas masih mungkin terjadi. Karenanya, pelaku atraksi semacam itu akan berjalan dengan cukup cepat sehingga waktu kontak dengan arang akan lebih pendek dan kaki tidak akan mendapat panas yang cukup untuk membakar kulitnya. Jadi, gabungan faktor daya hantar arang terhadap panas yang buruk, insulasi (penghalang panas) dari abu, dan waktu kontak yang pendek antara kaki dengan arang memungkinkan pelaku atraksi berjalan di atas api tanpa terluka.
Walau demikian, kamu harus berlatih dan sebaiknya langsung belajar di tempat atraksi bersama ahlinya. Penjelasan saat praktek akan lebih bermanfaat guna mengurangi risiko luka bakar.

Sumber: huteri.com

Ilmuwan Sukses Terjemahkan Bahasa Tubuh Simpanse

Peneliti University of St Andrews, Skotlandia telah berhasil menerjemahkan bahasa gestur atau isyarat tubuh simpanse. Bahasan gestur itu digunakan spesies tersebut untuk berkomunikasi dengan simpanse lainnya.

Peneliti mengatakan simpanse liar berkomunikasi 19 pesan khusus satu sama lain dengan kosakata dari 66 gerakan.
Ilmuwan menemukan kosakata itu usai merekam komunitas simpanse di Uganda dan memeriksa lebih dari 5 ribu komunikasi bermakna itu.
Pemimpin studi, Dr. Catherine Hobaiter mengatakan, temuan bahasa pada simpanse itu merupakan satu-satunya bentuk komunikasi yang sengaja dicatat dalam hewan.
Hobaiter menyebutkan hanya manusia dan simpanse, yang mempunyai sistem komunikasi kepada lainnya. “Itulah mengapa gestur simpanse sangat menakjubkan. Itu satu-satunya yang terlihat seperti bahasa manusia,” jelas Dr. Catherine Hobaiter.
Disebutkan, meski dalam penelitian sebelumnya telah menunjukkan kera dan monyet dapat memahami informasi kompleks dari panggilan hewan lain, tapi kedua kewan itu tidak memunculkan suara mereka untuk mengomunikasikan pesan.
Sementara itu, simpanse bahkan bisa menanggapi dalam bentuk respons suara dan gestur.
Peneliti mengatakan, simpanse secara konsisten menggunakan beberapa gerakan gestur untuk menyampaikan satu makna.
Grafis gesture simpanse yang berhasil diterjemahkan.
(www.bbc.com/Hobaiter ad Byne: The Meanings of Chimpanzee Gestures)
Misalnya, peneliti menemukan gerakan gigitan pada daun berarti simpanse ingin menarik perhatian seksual lainnya untuk kawin atau bercumbu.
Gerakan lain yang direkam dalam salah satu klip memperlihatkan saat seorang induk betina menunjukkan telapak kakinya kepada keturunannya, itu menandakan, “panjat ke punggung”.
Dan, nyatanya setelah menunjukkan telapak kaki itu, anak simpanse melompat ke punggung sang induk dan bepergian bersama-sama.
“Pesan utama dari riset ini adalah ada spesies lain di luar sana yang memiliki komunikasi bermakna, jadi bukan hanya manusia saja,” jelas Hobaiter.
Evolusi Bahasa Manusia
Ia juga menambahkan, mengingat simpanse lebih erat dengan manusia dibanding kera besar, maka tak mengherankan antara manusia dan simpanse ada banyak kemiripan dalam berbagai hal.
Inisiatif studi bahasan gerakan simpanse itu dipuji Dr. Susanne Shultz, pakar biologi evolusi University of Manchester, Inggris.
Menurut dia, studi itu bisa mengisi kesenjangan pengetahuan terkait evolusi bahasan manusia. Namun, Shultz menyayangkan hasil studi itu yang dianggap “sedikit mengecewakan”.
Ia berbeda pendapat soal gerakan tubuh simpanse. Menurutnya, masih banyak ketidakjelasan dari gestur simpanse.
“Ketidakjelasan arti gerakan tubuh itu menunjukkan simpanse memiliki sedikit (gestur) untuk berkomunikasi, artinya kita masih kehilangan banyak informasi yang terdapat pada gestur dan tindakan mereka,” jelas Shultz.
Sumber  huteri.com:

Cara lihat Tagihan PLN dan Telkom Secara Online



Buat Cek Tagihan PLN
http://202.162.217.251/info_billing/index.php

Dan buat cek tagihan telepon lewat sini
http://infobill.telkom.co.id/index.php

semoga bermanfaat bung..

Sumber : huteri.com

Tips Supaya Baterai Smartphone Awet


Keluhan yang sering terdengar dari pengguna smarphone biasanya soal daya tahan baterai. Terlalu cepat habis hingga baterai yang paling awet hanya setahun, lalu harus ganti yang baru. Apakah memang smartphone jadi ‘pelahap’ energi? Adakah cara membuatnya lebih awet? Dikutip dari dailymail dan apple.com, coba perhatikan tips di bawah ini.

money.cnn.com
1. Ketahui dengan baik berapa lama daya tahan baterai pada telepon genggam Anda. Artinya, harus tahu berapa kuat baterai bila telepon digunakan terus-menerus, dan berapa lama waktu siaga (standby). Dengan memahami hal ini, Anda bisa tahu kapan saat yang tepat harus men-charge baterai.

2. Kapasitas baterai terbaik agar awet harus dalam batasan berikut: Upayakan baterai ada di atas posisi 50% dan di bawah 100%. Mengisi baterai telepon sebaiknya tidak sampai penuh (full) 100%.

3. Membiarkan telepon genggam dalam posisi charge walau sudah mencapai kondisi full akan memperlemah daya tahan baterai dengan cepat. Jadi, perhatikan saat Anda men-charge baterai telepon.

4. Optimalkan pengaturan pada telepon Anda. Contoh: Beberapa aplikasi harus berjalan dengan selalu terhubung ke internet seperti misalnya e-mail atau bahkan layanan GPS. Sebaiknya matikan bila tidak dipakai karena cepat menguras daya tahan baterai.

fasttechblog.com
5. Gunakan Auto-Brightness agar telepon Anda bisa mengatur sendiri kondisi cahaya pada waktu dan tempat tertentu. Mengatur kecerahan layar pada tingkat tinggi memakan daya tahan baterai.
6. Banyak smartphone dilengkapi dengan fitur  “push” untuk sinkronisasi e-mail atau account pada internet. Gunakan manual sync agar bisa menghemat baterai.
7. Jika Anda berada pada daerah yang susah mendapat sinyal, gunakan Airplane Mode atau Flight Mode. Ponsel akan selalu mencari sinyal agar terhubung dengan jaringan, nah pada daerah tertentu hal ini membuat ponsel bekerja lebih keras. Akibatnya tentu saja membutuhkan energi lebih banyak dari baterai.
Semoga tips di atas dapat membantu.

Sumber: huteri.com