Rabu, 24 Desember 2014

Inilah Kenapa Kita Hanya Bisa Melihat Satu Sisi Dari Bulan

                
Periode rotasi Bulan tidak sama denga periode rotasi Bumi.
Periode rotasi Bumi adalah 24 jam (1 hari), sementara
periode rotasi Bulan adalah 27.3 hari.
Wajah bulan yang dilihat oleh seluruh manusia di Bumi,
baik di Indonesia maupun di belahan Bumi lainnya selalu
nampak sama.
Mengapa demikian? Wajah Bulan selalu pada sisi yang
sama menghadap Bumi karena periode rotasi Bulan sama
dengan periode revolusinya (waktu yang dibutuhkan untuk
mengitari Bumi). Kenapa kedua periode ini bisa sama,
disebabkan oleh fenomena yang dinamakan tidal locking
atau penguncian pasang/gravitasi.
Fenomena penguncian gravitasi ini adalah fenomena
umum dalam sistem gravitasi. Banyak satelit planet-
planet lain juga terkunci gravitasi dengan planet induknya.
Kenapa fenomena tidal locking terjadi adalah karena
adanya torsi yang diberikan Bumi kepada Bulan, dan Bulan
bereaksi dengan menyesuaikan periode rotasinya sehingga
tercapai kesetimbangan yaitu saat periode rotasinya sama
dengan periode revolusinya.
Mengapa Bulan Berbentuk Sabit?
Fase Bulan (sabit maupun yang lain) terjadi karena kita
yang di Bumi mengamati sinar matahari jatuh ke Bulan
pada sudut pandang yang berbeda-beda.
Diagram berikut ini menggambarkan bagaimana posisi
Bulan relatif terhadap Matahari dan Bumi menghasilkan
fase Bulan sebagaimana kita lihat di Bumi.

Sumber :
langitselatan.com dan huteri.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar